Memasuki ulang tahunnya yang ke-3, V Art Gallery Yogyakarta bekerjasama dengan Bentara Budaya Yogyakarta menggelar sebuah pameran seni rupa yang bertajuk POLI[CHROMATIC] pada 19 - 28 Mei 2009 di Bentara Budaya Yogyakarta. Secara kebetulan, pameran yang dikuratori oleh Suwarno Wisetrotomo ini bersamaan dengan suhu politik yang panas usai pemilu legislatif 9 April lalu dan menjelang pemilu presiden 8 Juli mendatang. Tapi hal ini justru merupakan kesempatan bagus bagi dunia kesenian khususnya seni rupa untuk memerankan diri.
Pameran ini diharapkan mampu menjadi rangkuman yang dapat dijadikan referensi bagi para anggota legislatif untuk mendengar suara rakyat kebanyakan yang sering kali tida didengarkan bahkan oleh wakilnya sendiri.
Untuk itu, pameran ini akan mampu mengajak publik penikmat seni untuk memikirkan bagaimana pengaruh suara yang mereka berikan pada pemilu legislatif yang lalu terhadap nasib bangsa ini ke depan.
Lebih lanjut, pameran ini juga menghimbau para wakil lagislatif untuk merefleksikan visi misinya terhadap kebutuhan rakyat. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa terdapat ketidakpuasan pada penyelenggaraan maupun hasil dari pemilu legislatif.
Pameran ini selayaknya dapat menjadi sebuah orasi visual yang menggugah dan menginspirasi para anggota dewan untuk lebih bijak dalam melaksanakan tugas-tugas kenegaraannya.
Pameran akan dibuka oleh pemerhati seni rupa Melani W Setiawan pada Selasa, 19 Mei 2009 pukul 19.30 di Bentara Budaya Yogyakarta. Pada pembukaan nanti juga akan dimeriahkan dengan monolog dari Susilo Nugroho (Den Baguse Ngarso), serta musik oleh Hadi Soesanto dan Soimah Poncowati.
Seniman yang turut dalam pameran ini adalah Abdi Setiawan, Adi Gunawan, Agus Cahya, Agung Mangu Putra, Ali Umar, Anusapati, Bambang Heras, Budi ‘Ubrux’, Bunga Jeruk, Catur Bina Prasetya, Choiruddin, Dolorosa Sinaga, Dona Prawita Arissuta, Dyan Anggraeni, Endang Lestari, Erica Hestu Wahyuni, Grace Tjondronimpuno, Hedi Hariyanto, Helmut Huang, Hermanu, I Made Widyadiputra a.k.a Lampung, Ida Bagus Indra, Indieguerillas, Ivan Sagito, Iwan Effendi, I Wayan Upadana, I Putu Edy Asmara, Khusna Hariyanto, Koni Herawati, Laksmi Shitaresmi, Melodia, Polenk Rediasa, Putu Sutawijaya, Purjito, S. Teddy D, Suatmadji, Saroni, Tatang BSP, Terra Bajraghosa, Theresia Agustina Sitompul, Tisna Sanjaya, Tommy Wondra, Tumariyanto, Ugo Untoro, dan Yuli Prayitno.



Kirim Komentar